Desain Kaca Patri Gereja “Jalan Salib”
Desain Kaca Patri Gereja saat sekarang sebenarnya berawal dari Seni Kaca Patri pada gereja-gereja tua buatan bangsa Eropa. Kebiasaan Seni Kaca Patri ini sebetulnya tidak hanya pada gereja saja namun di Eropa hal itu umum seni kaca patri banyak terdapat pada gedung-gedung besar seperti kantor pemerintahan, militer, istana dan kastil-kastil peninggalan abad pertengahan.
Teknik permbuatan kaca patri ini sudah dikenal dan digunakan sejak awal milenium pertama Anno Domini atau tahun Masehi. Sehingga Seni Kaca Patri ini pada saat itu berfungsi sebagai lambang kemegahan suatu kerajaan ataupun institusi jadi mirip seperti panji-panji militer. 
Salah satu contoh Kaca Patri Gereja dengan desain Jalan Salib atau dalam Bahasa Latinmya : Via Crucis, atau dikenal juga sebagai Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan merujuk pada penggambaran masa-masa terakhir (atau Penderitaan) Yesus, dan devosi yang memperingati Penderitaan tersebut. Tradisi sebagai devosi yang diadakan di gereja dimulai oleh Santo Fransiskus Assisi dan menyebar ke seluruh Gereja Katolik Roma di abad pertengahan. Hal ini kurang diperingati oleh gereja-gereja Anglikan dan Lutheran. Devosi ini bisa dilakukan kapan saja, tapi paling umum dilakukan di masa Pra-Paskah, terutama pada Hari Jumat Agung dan pada Jumat malam selama masa Pra-Paskah.