Seni pembuatan kaca patri sudah ada sejak lama, ini bisa di buktikan dengan banyaknya gereja atau museum tua yang jendela atau pintunya terpasang hiasan kaca patri. Kaca patri memang kreasi hiasan, tujuannya untuk mempercantik gedung, rumah atau bidang ruangan.
Hasil dari kreasi hiasan kaca patri itu sendiri terbagi dua bagian yaitu :

  • SIMBOLIK biasanya berupa tulisan atau gambar yang bermaksud memaknai sesuatu, Contohnya  Tulisan Allah, Muhammad, Kaligrafi pada bangunan masjid atau Lukisan Bunda Maria dan Yesus pada Gereja.
  • NON SIMBOLIK Biasanya berupa lukisan pemandangan alam atau lukisan dengan pola tertentu, seperti bunga atau aneka bentuk garis simetris

Kunci dari kreasi hiasan kaca patri terletak pada komposisi warna dan bentuk seorang pembuat kaca patri harus memiliki SENSE dalam mengkomposisi warna kaca, karena kreasi hiasan kaca patri berhubungan dengan efek cahaya, baik itu dari Cahaya Alam ( Matahari ) maupun dari sinar lampu.

Sumber : http://www.djavaglass.blogspot.com