Pintu etnik berikut ini seolah ingin tampil sebagai sebuah ” Pintu Tua”. Salah satunya  melalui pilihan finishing-nya yang natural dan cendrung kusam apalagi karakter ini semakin dikuatkan dengan dinding bata ekspos disekelilinginya yang juga difinishing kusam, Pintu ini banyak memakai simbol-simbol pintu etnik Jawa.

The following ethnic door as if he wanted to appear as an “Old Door.” One of them through his choice of a natural finish and tends to dull the character more than anything else is getting strengthened with exposed brick walls are also finished to a dull, many wearing Doors
symbols of ethnic Javanese doors.